Sebuah Konsensus Baru untuk Mengukur Keberlanjutan Kabupaten di Indonesia

Ketika perdebatan mengenai cara menghentikan deforestasi di hutan tropis yang disebabkan oleh ekspansi komoditas pertanian tengah merebak di seluruh dunia, sebuah eksperimen unik untuk mengembangkan konsensus tentang pengukuran dan promosi produksi komoditas berkelanjutan mengakhiri fase pertamanya.

Komite Penasihat Terpercaya, sebuah komite multistakeholder yang dipimpin pemerintah Indonesia dan delegasi Uni Eropa untuk Indonesia, menyelesaikan pertemuan keempat sekaligus terakhirnya pada 27 Juni 2019 yang menandakan berakhirnya proses konsultasi yang telah terlaksana selama satu tahun. Tantangan komite penasehat adalah untuk menyepakati indikator keberlanjutan di tingkat kabupaten yang tidak hanya mengukur perlindungan lingkungan tetapi juga peningkatan kesejahteraan petani dan masyarakat yang tinggal di kabupaten tersebut.

Sampai pada pertemuan terakhir ini, inisiatif telah mengembangkan 22 daftar indikator yang meliputi empat tema besar: lingkungan, masyarakat dan hak asasi manusia, ekonomi dan pemerintahan. 22 indikator mencerminkan prioritas dari pemerintah Indonesia beserta hukum dan peraturannya, tujuan pembangunan berkelanjutan dan prinsip dan kriteria Lembaga sertifikasi komoditas termasuk di dalamnya Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). Komite penasehat terdiri dari perwakilan lembaga pemerintah, sektor swasta, dan organisasi masyarakat sipil
The advisory committee was made-up of representatives of government agencies, the private sector, and civil society organisations.

Proyek Terpercaya dipimpin oleh Inobu bersama dengan European Forest Institute. Intisari pertemuan dapat dibaca di sini.

Lebih lanjut terkait proyek ini dapat dibaca di sini.

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on email
Share on whatsapp