Riwayat Kami

Terdaftar sebagai lembaga penelitian nirlaba Indonesia pada tahun 2015, Institut Penelitian Inovasi Bumi (INOBU) tumbuh dari program Earth Innovation Institute (EII) di Indonesia dan terus menjalin kerja sama dengan EII serta mitra-mitra lainnya. EII memulai kegiatannya di Indonesia pada tahun 2012, dengan nama IPAM International Program. Kegiatan yang dilakukan di Indonesia didanai melalui dukungan Forests, Farms & Finance Initiative, sebuah program yang dijalankan NORAD.

Kebutuhan akan penelitian yang cermat dan berkualitas untuk mendukung pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan di Indonesia tampak pada pemerintah Kalimantan Tengah yang bekerja sama dengan gubernur dan beberapa bupati. INOBU memfasilitasi penyusun Peta Jalan provinsi menuju Pembangunan yang Rendah Deforestasi. INOBU merancang sebuah sistem pemantauan perkebunan dan memprakarsai proses sertifikasi beberapa kabupaten. Di Papua Barat, kami mendukung pemerintah provinsi untuk mengakui hak masyarakat adat atas tanah dan mempromosikan pembangunan pedesaan rendah emisi.

Sejak saat itu, INOBU hadir sebagai penyedia penelitian dan teknologi terapan inovatif terkemuka untuk mengelola bentang darat dan laut secara berkelanjutan. Produk penelitian terapan kami meliputi program sertifikasi yurisdiksi dan program dukungan untuk petani kecil. Kami menangani berbagai masalah lingkungan di Indonesia, antara lain: deforestasi (yang disebabkan oleh pembangunan, komoditas dan faktor sosial), kebakaran hutan, perubahan iklim / emisi gas rumah kaca, dan limbah. Proyek kami dirancang secara cermat untuk mengatasi masalah ini melalui kegiatan yang berkelanjutan secara menyeluruh di sektor pertanian, perikanan, mata pencaharian, dan pengelolaan limbah yang menyeluruh.

Fokus utama metodologi kami adalah membangun kemitraan dengan pemerintah, sektor swasta, masyarakat sipil dan komunitas. Untuk tujuan ini, solusi dan program kami dirancang dan dilaksanakan dalam kemitraan yang erat dengan para pemangku kepentingan melalui Kelompok Kerja keberlanjutan yuridiksi. Kami bermitra dengan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) dan Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO). Sejak tahun 2015, INOBU menjabat sebagai Koordinator Negara untuk Governor’s Climate and Forests Task Force (GCF) dan mengelola gugus regional yang terdiri dari tujuh provinsi anggota GCF: Aceh, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Papua dan Papua Barat. Provinsi-provinsi ini merupakan rumah bagi 75 persen hutan tropis Indonesia yang tersisa.