Nama proyek:

GCF Taskforce (Governors’ Climate & Forests Taskforce)

Deskripsi proyek:

Tujuh (7) gubernur Indonesia bergabung untuk menemukan cara untuk menghentikan deforestasi dan memerangi perubahan iklim. Ketujuh gubernur tersebut berasal dari provinsi-provinsi dengan tutupan hutan paling tinggi di Indonesia: Aceh, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Papua, dan Papua Barat. Para gubernur ini merupakan anggota dari Governors’ Climate & Forests Task Force (GCF) yang merupakan aliansi subnasional yang unik, terdiri dari 35 provinsi dan negara bagian dari delapan negara, termasuk Indonesia. Para anggota GCF berkolaborasi dalam upaya untuk mengurangi deforestasi dengan melibatkan masyarakat adat dan sektor swasta dalam upaya ini. Pada tahun 2014, para gubernur anggota GCF menandatangani Deklarasi Rio Branco yang memuat ikrar untuk mengurangi deforestasi sebesar 80 persen pada tahun 2020 dan mengundang sektor swasta untuk mewujudkan tujuan ini.

teras-narang-rb-declaration-1024x680 GCF Taskforce (Governors' Climate & Forests Taskforce)
Gubernur Teras Narang (sekarang mantan gubernur Kalimantan Tengah), dan Gubernur Tiao Viana (gubernur Acre) menandatangani Deklarasi Rio Branco di negara bagian Acre (Brazil), 2014.

Koordinasi Negara GCF – Indonesia

GCF dikelola melalui Sekretariatnya yang berkedudukan di Boulder, Colorado, dan dikelola oleh empat koordinator negara yang berkedudukan di Brazil, Indonesia, Meksiko, dan Peru. INOBU bertindak sebagai koordinator negara untuk Indonesia. Sebagai koordinator negara untuk GCF, INOBU menyediakan dukungan penelitian, teknis, dan logistik bagi para anggota GCF untuk mendukung transisi mereka menuju pembangunan pedesaan rendah emisi. INOBU membantu para anggota untuk memperkuat unit manajemen hutan mereka dan membangun kemitraan dengan sektor swasta serta memastikan bahwa pembangunan ekonomi rendah emisi dilakukan dengan keterlibatan aktif masyarakat adat dan petani kecil.

Catat Tanggalnya! Pertemuan Tahunan GCF 2017 di Balikpapan