Pekerjaan Kami Bagaimana Penelitian

Penelitian

Bagaimana komoditas diproduksi atau sumber daya alam diambil dapat menimbulkan dampak terhadap alam dan masyarakat. Mencari solusi yang berkelanjutan, adil dan menguntungkan seringkali tidak sederhana atau mudah. Akan tetapi, adalah mungkin untuk menemukan dan menjalankan solusi tersebut. Agar kita dapat memahami mengapa suatu masalah timbul dan bagaimana cara mengatasinya, kita perlu memeriksa keterkaitan proses sosial, politik, ekonomi, budaya dan ekologi.  Di INOBU, staf kami terdiri dari para pakar terkemuka Indonesia di bidang kebijakan lingkungan hidup, hukum, ekonomi dan analisis tata ruang. Kami juga menjalin hubungan yang kuat dengan universitas dan masyarakat sipil untuk memastikan agar kami menggunakan tenaga peneliti terbaik untuk mendapatkan hasil penelitian dengan tingkat kualitas tertinggi.

Penelitian kami dirancang untuk memberikan informasi kepada pemerintah, masyarakat sipil dan komunitas agar mereka dapat lebih mudah memahami permasalahan yang berkaitan dengan pengelolaan daratan dan lautan di Indonesia serta  membuat kebijakan dan keputusan yang lebih terinformasi.  Kami juga bekerja dengan pemerintah dari berbagai tingkatan, masyarakat sipil dan komunitas dalam mendefinisikan topik-topik penelitian yang penting bagi mereka, serta menyelidikinya bersama-sama.

Sebagai lembaga penelitian, INOBU bertujuan melaksanakan pelitian yang inovatif dalam rangka memberikan saran-saran kebijakan dan mengembangkan teknologi di bidang pengelolaan sumber daya alam dan sistem produksi pertanian yang berkelanjutan. INOBU juga berfokus untuk melatih para peneliti muda yang mendukung LSM-LSM lokal yang bertujuan mengadakan penelitian di bidang lingkungan dan sumber daya alam di seluruh Indonesia dan mengembangkan jaringan dengan universitas-universitas di Indonesia dan belahan dunia lain. Para peneliti dari INOBU akan dilatih untuk menerbitkan hasil penelitian mereka dalam jurnal-jurnal yang diakui secara internasional dan secara berkala menerbitkan artikel-artikel dalam surat kabar nasional untuk menyampaikan hasil-hasil program penelitian mereka.

Sepanjang tahun, kami mengadakan banyak acara, beberapa di antaranya terbuka bagi masyarakat umum.

icon

UU Pemerintahan Daerah yang Baru

Pada September 2014 Pemerintah mengesahkan UU Pemerintah Daerah yang baru (UUPDB), UU No 23/2014 untuk menggantikan UU Pemerintahan Daerah yang lama (UUPDL), yakni UU No 32/2004. Walaupun menarik beberapa kewenangan kembali ke pusat, namun pengaturan dalam UUPDB  sudah lebih pasti dalam hal penunjukan dan pembagian urusan Pusat-Daerah secara lebih tegas. Artikel ini ditulis untuk merangkum analisis legal yang dilakukan terhadap UUPDB dan UUPDL. Secara khusus artikel ini akan menganalisa pergeseran kewenangan dan pembagian urusan kewenangan antara Pusat, Provinsi dan Kabupaten, terutama terkait sektor berbasis lahan, antara lain kehutanan, pertanahan, pertanian dan tata ruang.

BACA SELANJUTNYA

icon

Menuju Kabupaten Kelapa Sawit yang Berkelanjutan

Pada tanggal 17 November 2015, Earth Innovation Institute (EII) menyelenggarakan acara tambahan dalam Pertemuan Tahunan ke-13 Forum Meja Bundar untuk Kelapa Sawit Berkelanjutan (RSPO) untuk mengumumkan sebuah inisiatif bersejarah di Kabupaten Seruyan. Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan semua kelapa sawit yang diproduksi dan diolah di Kabupaten Seruyan disertifikasi sebagai produk yang berkelanjutan. Inisiatif ini juga disebut dengan sertifikasi yurisdiksi.

BACA SELANJUTNYA

icon

Transfer Fiskal Antar Pemerintahan, Konservasi Hutan dan Perubahan Iklim

Transfer fiskal antar pemerintahan (IFTs) merupakan salah satu cara yang inovatif dalam memberikan insentif kepada para pelaku publik di tingkat lokal untuk mendukung  kegiatan konservasi. Publikasi ini mendorong pembahasan mengenai metode melestarikan hutan tropis  dengan melaksanakan mekanisme penurunan deforestasi dan degradasi hutan (REDD+).

BACA SELANJUTNYA