In the News

27
Sep

Tantangan Besar Menggeser Agenda Iklim dari Komitmen ke Aksi

UNTUK SEGERA DISIARKAN

Balikpapan, 27 September 2017. Project Lead GCF Task Force (Satuan Tugas Gubernur untuk Hutan dan Iklim) William Boyd mengatakan adalah tantangan besar untuk menggeser agenda iklim dari komitmen ke aksi bukan sekedar berdialog.

“Pertemuan Tahunan GCF di Balikpapan ini menyediakan peluang untuk bergerak dari komitmen ke aksi – mulai menyelesaikan persoalan-persoalan koordinasi yang berbeda dengan dunia tatakelola iklim inisiatif dari bawah,” Boyd menjelaskan.

Sekretaris Badan Pengurus INOBU Bernadinus Steni menambahkan, “Pertemuan saat ini menginginkan bukan hanya statement tapi agenda aksi. “

Steni memberikan contoh seperti apa aksinya antara lain Provinsi Papua Barat yang sudah menyatakan keinginan bekerja bareng dengan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara dan anggota GCF terutama pengalaman menarik dari Acre dalam mendorong percepatan pengakuan wilayah masyarakat adat dan pemberdayaan ekonomi masyarakat adat.

Tiga organisasi masyarakat adat yaitu AMAN (Aliansi Masyarakat Adat Nusantara), COICA (Coordinator of Indigenous Organizations of Amazon River Basin), dan AMPB (Mesoamerican Alliance of Peoples and Forests) mendukung dan menyatakan akan bekerja sama dengan pemerintahan sub-nasional anggota GCF Task Force.

Boyd juga menyampaikan ada tiga anggota GCF baru yaitu Roraima (Brazil), Oaxaca (Mexico), dan Pastaza (Ecuador). Berarti anggota GCF 38 provinsi – termasuk 7 provinsi di Indonesia (Nanggroe Aceh Darussalam, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Papua, dan Papua Barat) – dan negara bagian dari 10 negara di dunia.

Sudah ditetapkan Ketua GCF untuk tahun depan adalah Negara Bagian California (Amerika Serikat) bersama dengan tiga negara bagian di Mexico – Campeche, Quintana Roo, dan Yucatan.

Berarti pertemuan tahunan September 2018 yang bertepatan dengan 10 tahun GCF Task Force, akan diselenggarakan di California, Amerika Serikat tempat kelahiran GCF Task Force.

                                                       ###

KONTAK MEDIA

Sekretariat Indonesia untuk GCF

Inovasi Bumi (INOBU)

Seruni Soewondo

gcfindonesiasecretariat@inobu.org

+6281295695011/+628161874849 (Whatsapp)

 

Sekretariat GCF
Governors’ Climate and Forests Task Force
Michelle White
Michelle.b.white@colorado.edu
+18608782205

Catatan untuk redaksi:
INOVASI BUMI (INOBU)

INOBU adalah perpaduan dinamis dari tenaga ahli terpandang yang berkomitmen untuk membantu petani menghasilkan komoditas-komoditas pertanian tanpa merusak lingkungan dan kehidupan sosial. Melalui penelitian, INOBU mengembangkan inovasi-inovasi kebijakan dan aplikasi teknologi informasi yang telah diuji di lapangan dan kemudian dapat diadopsi oleh mitra-mitra.

 

SATUAN TUGAS GUBERNUR UNTUK HUTAN DAN IKLIM (GCF)

Diluncurkan pada tahun 2009, GCF dibuat untuk mengedepankan pendekatan yurisdiksi dalam upaya memenuhi skema global Pengurangan Emisi Karbon dari Deforestasi dan Degradasi Hutan (REDD+) dan menuju pembangunan rendah emisi. Semenjak itu, anggota GCF telah bertambah tiga kali lipat (dari 10 anggota menjadi 35 anggota) dan telah berkembang meliputi yurisdiksi dari sembilan negara bagian (Brazil, Kolombia, Indonesia, Pantai Gading, Meksiko, Nigeria, Peru, Spanyol, dan Amerika Serikat). Anggota GCF meliputi provinsi dan negara bagian di wilayah tropis yang melakukan program-program pendekatan yurisdiksi untuk melindungi hutan dan iklim, dan juga untuk meningkatkan penghidupan pedesaan.

#BalikpapanStatement #inobu

 

 

 

Leave a Reply